Bekasi (ANTARA News) – Sebagai bagian dari penyiapan arena sepak bola Asian Games 2018, rumput Zoysia matrella atau rumput manila ditanam di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, demi memenuhi standar Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).

“Rumput baru yang kita tanam di Stadion Patriot Chandrabaga merupakan jenis Zoysia matrella yang dikembangkan secara khusus oleh Profesor Rahayu, pakar tanaman rumput dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta,” kata Pejabat Pembuat Komitmen Untuk Pengembangan Penataan Bangunan Strategis IV di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kiagoos Egie Ismail.

Saat mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menginspeksi arena sepak bola Asian Games 2018 di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi, Jumat pagi, dia menjelaskan jenis rumput itu mirip dengan rumput jepang namun berdaun lebar.

Menurut laman Centre for Agriculture and Bioscience International (CABI) jenis rumput yang tumbuh tegak dan rapat itu biasa digunakan sebagai pelapis tanah di daerah tropis maupun subtropis.

Kiagoos menjelaskan jenis rumput itu memenuhi standar rumput lapangan FIFA berdasarkan parameter penilaian yang mencakup kemampuan merambat, kerapatan menutup tanah, umur, ketahanan terhadap injakan, serta pembentukan jaringan di bawah daun dan di atas akar.

Rumput dengan pertumbuhan lambat itu sudah ditanam di Stadion Patriot dan kini dalam tahap pemberian nutrisi untuk tumbuh kembang hingga tiga bulan ke depan. Kiagoos mengingatkan Pemerintah Kota Bekasi selaku pihak yang bertanggung jawab memelihara stadion untuk merawat rumput stadion dengan baik.

 

Pekerja menyelesaikan pergantian rumput lapangan Stadion Patriot Candrabhaga, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/2). Pengerjaan renovasi yang meliputi area lapangan dan sejumlah ruangan itu ditargetkan selesai pada pertengahan 2018 sehingga bisa digunakan sebagai venue Asian Games 2018. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

Penanggung jawab stadion antara lain mesti memperhatikan drainase lapangan agar tidak sampai ada genangan air di permukaan rumput yang bisa mengganggu penyinaran matahari dan oksigen.

“Kita sedang upayakan agar genangan air di atas rumput ini tidak lebih dari lima menit harus sudah surut. Semua drainase kita perbaiki,” kata Kiagoos.

“Selama penggunaan di atas tanah masih taraf wajar, misalnya kegiatan yang bersifat berkala, akan relatif lebih terjaga drainasenya,” katanya.

Beban lapangan sepak bola berstandar FIFA, Ismail menjelaskan, maksimal diinjak oleh 22 pemain, satu orang wasit dan empat hakim garis.

“Kalau dipakai konser dan event serupa bisa tertekan kontur tanahnya, sebab beban tidak sesuai,” katanya.

“Kami ingatkan, sebentar lagi akan ada kampanye terbuka Pilkada. Harus hati-hati jangan sampai merusak rumput,” ia menambahkan.

Baca juga: Wapres cek perbaikan stadion Bekasi untuk Asian Games

 

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018



Baca selengkapnya: https://www.antaranews.com/berita/705334/stadion-bekasi-ditanami-rumput-zoysia-untuk-asian-games

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.