masyarakat indonesia, bersama-sama, evaluasi, sistem pemilu, pilkada, nusantaranews

Ilustrasi – Pemilihan Umum di Indonesia. (Foto: PRFM)

NUSANTARANEWS.CO, JakartaMasyarakat Indonesia diajak untuk bersama-sama melakukan evaluasi dan memperbaiki sistem pemilu mengingat agenda pemilihan kepala daerah tidak lama lagi akan bergulir.

Pilkada Serentak 2020 rencananya akan diselenggarakan pada bulan September. Ada 270 daerah yang akan menggelar pilkada serentak tahun depan.

“Kami mengajak kepada seluruh pihak untuk terus melakukan evaluasi dan memperbaiki sistem pemilu mengingat agenda pilakada serentak akan segera dilaksanakan,” kata Ketua Presidium Kawal Pemilu Kita, Syaifudin Anwar, Jumat (12/7/2019).

Dia mengatakan, pelaksanaan pemilu 2019 berhasil dilaksanakan secara damai meski sulit untuk dikatakan berjalan secara bersih dan demokratis. Pasalnya, tuduhan kecurangan masih menjadi perbincangan publik dan masyarakat di arus bawah.

Ditambah lagi, seluruh peserta pemilu berbondong-bondong mengajukan sengketa pemilu legislatif tingkat kabupaten hingga pusat.

“Melihat itu, wajar apabila masyarakat meragukan pemilu serentak yang pertam kali ini. Yang pertama, pemilu presiden dan legislatif dilaksanakan pada satu waktu yang bersamaan, tentu segalanya akan terjadi kaitan antara pileg dan pilpres, di mana apabila terjadi kecurangan di tingkat legislatif, tanpa mengurangi putusan MK, bisa jadi pada pilpres akan terjadi pula,” jelas Anwar.

Kedua, lanjut dia, apabila MK membenarkan pemilu legislatif terjadi banyak kecurangan, maka jangan salahkan apabila dugaan masyarakat menjadi sebuah gerakan sosial yang dapat memperkeruh stabilitas nasional.

“Semoga tidak terjadi,” harapnya.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menghormati segala keputusan yang bersifat konstitusional dengan tetap menjaga nilai humanitas sebagaimana falsafah bangsa kita,” pungkasnya. (syf/eda)

Editor: Eriec Dieda



Artikel ini dikopi dari sumber yang dapat dikunjungi disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.