TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — Rapat pleno penetapan perolehan kursi dan calon Anggota DPRD Bontang, Kalimantan Timur terpilih di Pemilu 2019 diskorsing.

Penundaan rapat pleno Pemilu 2019 Kota Bontang ini menyusul gugatan yang dilayangkan Partai Berkarya di Makhamah Konstitusi (MK), di Jakarta. 

Putusan sidang agenda atas gugatan tersebut rencananya baru diputus hari ini, Senin (22/7/2019) pukul 15.00 WITA petang ini.

Pengamatan Tribunkaltim.co, sembari menunggu putusan tersebut, KPU Kota Bontang memutuskan untuk menskorsing pelaksanaan rapat pleno hingga pukul 16.00 Wita.

Komisioner KPU Kota Bontang, Saparuddin, mengatakan materi gugatan yang dilayangkan oleh Partai Berkarya terkait surat keputusan KPU RI atas hasil perolahan suara pada Pemilu 2019 ini.

Pleno akan kembali digelar seusai putusan dari hasil gugatan tersebut selesai. Rencananya rapat pleno digelar kembali petang ini.

“Kita harus menskorsing karena yang digugat berupa SK putusan KPU RI,” ujar Saparuddin kepada Tribunkaltim.co

Ia mengakui sejatinya untuk wilayah Kaltim tidak masuk dalam materi gugatan Partai Berkarya ke Mahkamah Konsitutusi.

Hanya saja, protes kepada putusan KPU RI maka KPU Bontang turut menunggu hasil putusan tersebut.

Pihaknya mengaku rapat pleno dijadwalkan selesai hari ini.

Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto (kiri) didampingi Sekjen Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang (kanan) menunjukkan nomor urut usai pengundian nomor urut partai politik peserta pemilu 2019 di Gedung KPU, Jakarta, Minggu (18/2/2018).
Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto (kiri) didampingi Sekjen Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang (kanan) menunjukkan nomor urut usai pengundian nomor urut partai politik peserta pemilu 2019 di Gedung KPU, Jakarta, Minggu (18/2/2018). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)



Artikel ini dikopi dari sumber yang dapat dikunjungi disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.