Kudus, isknews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus menggelar acara evaluasi fasilitasi kampanye pemilihan umum tahun 2019 di Hotel @HOM, acara ini digelar sebagai bahan evaluasi setelah lembaga tersebut dinilai sukses menjalankan setiap tahapan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Acara yang dihadiri sejumlah pengurus partai politik, ormas dan aktivis ini, menghadirkan narasumber diantaranya Kasatreskrim Polres Kudus AKP Rismanto dan Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Kudus Baharuddin, Divisi Sosialisasi Parmasdiklih dan SDM KPU Ahmad Kholil  dan Mooderator Cahyo Maryadi  yang juga koordinator Divisi Hukum dan Pengawas KPU Kudus.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus, Naily Syarifah menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk mencari solusi agar pemilu mendatang bisa berjalan lebih baik.

Menurutnya, pelaksanaan pemilu di Kudus tahun ini sudah berjalan dengan lancar dan kondusif. Meskipun sempat diwarnai dengan tiga pengajuan permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu.

“Pelaksanaan pemilu tahun ini sudah berjalan dengan baik. Semuanya berjalan aman dan kondusif. Pihak pengamanan dan Bawaslu Kudus juga sudah bekerja secara maksimal. Sehingga pelaksanaan pemilu di Kudus dapat berjalan dengan kondusif,” ungkapnya.

Ia mengatakan, meskipun secara keseluruhan pelaksanaan pemilu berjalan baik. Akan tetapi, pihak KPU tetap melaksanakan evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu. Utamanya mengevaluasi terkait penggunaan fasilitas kampanye selama masa pemilu.

“Ada baikanya tetap dilakukan evaluasi meskipun pelaksanaan kampanyenya telah berakhir pada bulan April lalu. Di sini, kami butuh masukan terkait pelaksanaan kampanye. Kendalanya seperti apa dan bagaimana evaluasi untuk penyelenggaraan pemilu kedepan,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan oleh Komisioner KPU Kudus Ahmad Kholil yang hadir sebagai salah satu narasumber dalam acara tersebut.

Dia menilai pelaksanaan kampanye pemilu 2019 di Kudus memiliki masa kampanye yang relatif panjang. Yakni dimulai pada tanggal 23 September 2018 q but hingga 12 April 2019.

“Itu tercatat paling lama. Sebenarnya hal ini baik bagi peserta pemilu. Namun, dinilai terlalu lama oleh masyarakat Kudus,” katanya.

Evaluasi Fasilitas Kampanye Pemilihan Umum di @HOM (Foto: YM)

Pada kesempatan itu, Alan sapaan akrabnya menjelaskan ada beberapa hal terkait fasilitas kampanye dalam pemilu yang perlu dievaluasi. Mulai dari tentang ketentuan APK yang difasilitasi KPU, lokasi pemasangan alat peraga kampanye (APK), hingga ketentuan kampanye umum.

Turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Komisioner Bawaslu Kabupaten Kudus Bahrudin. Dalam kesempatan tersebut dia menyampaikan terkait penanganan dugaan pelanggaran pemilu dan fasilitasi kampanye.

Selain itu, KPU juga menghadirkan narasumber dari Polres Kudus yang diwakili Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Rismanto yang menyampaikan soal penanganan tahapan pemilu 2019 pada Gakkumdu.



Artikel ini dikopi dari sumber yang dapat dikunjungi disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.