TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Koalisi Perempuan Indonesia Banyuwangi (KPI Banyuwangi), Jumat (11/1/2019) menggelar acara sosialisi pendidikan pemilu. Acara yang digelar aula Cluring Waterpark tersebut dilakukan untuk memberikan pendidikan politik kepada kaum perempuan agar Pemilu 2019 bisa berjalan dengan sukses.

“Sebagai narasumber kita mengahadirkan dari pihak KPU, Bawaslu dan dari KPI wilayah,” ungkap Halimah.

Halimah itu juga menyampaikan, sosialisasi ini diakui sangat penting, karena selama ini masih banyak pemilih terutama kaum perempuan yang seakan acuh dan tak begitu peduli terhadap pemilu.

TIMES-Indonesia-KPI-Banyuwangi-Gelar-Sosialisasi-Pendidikan-Pemilu-2.jpg

“Selama ini masih banyak kaum perempuan yang lebih memilih golput dengan berbagai macam alasan seperti kepentingan rumah tangga. Sehingga kami lakukan sosialisasi ini untuk meminimalisir angka golput khususnya di kalangan perempuan,” jelasnya.

Ia berharap dengan digelarnya sosialisasi ini para kaum perempuan bisa lebih aktif untuk memilih. Sehingga Pemilu 2019 yang akan digelar pada 17 April mendatang bisa berjalan sukses dengan persentase tingkat kehadiran pemilih lebih banyak dibandingkan pemilu sebelumnya.

“Semoga saja semua pemahaman tentang pemilu yang diberikan oleh para narasumber bisa diterima oleh para peserta. Sehingga Pemilu 2019 bisa sukses,” pungkasnya.

Hadir dalam acara sosialisasi pendidikan pemilu oleh KPI Banyuwangi tersebut, Sekwil KPI Jawa timur Wiwik Afifah, Perwakilan dari Bawaslu kabupaten Banyuwangi, Adrianus Yansen Pale, perwakilan KPU kabupaten Banyuwangi, Jamaluddin, PKK Kecamatan Cluring dan Forpimka Kecamatan Cluring. (*)



Artikel ini dikopi dari sumber yang dapat dikunjungi disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.