Jakarta, CNN Indonesia — Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menganggap ketiadaan sesi pemaparan visi dan misi oleh capres-cawapres sebagai penurunan kualitas demokrasi di Indonesia.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memastikan tidak jadi memfasilitasi pemaparan visi misi pada 9 Januari mendatang lantaran tidak ada kesepakatan antara kedua paslon soal format acara.

“Ini merugikan kualitas demokrasi kita,” tutur Dahnil di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta, Senin (7/1).


Menurut Dahnil, kontestasi pilpres tidak bisa hanya dimaknai soal menang dan kalah. Pilpres, sebagai kompetisi, kata dia, mesti pula memberikan pendidikan politik kepada…



Baca selengkapnya: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190107191250-32-359095/bpn-ketiadaan-pemaparan-visi-misi-rugikan-demokrasi/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.