Jakarta, CNN Indonesia — Komisi Pemilihan Umum (KPU)┬ámenilai praktik jual beli blangko KTP elektronik atau e-KTP berbahaya lantaran berpotensi untuk disalahgunakan, terutama dalam pelaksanaan pemilihan umum.

Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang pemilihan pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota serta Undang-Undang Pemilu nomor 7 Tahun 2017 mengatur tentang penggunaan e-KTP sebagai syarat sah memilih bagi setiap warga negara.

Komisioner KPU Viryan Azis mengatakan jual beli blangko e-KTP dapat mengganggu proses Pemilu 2019.

“Ini bahaya kalau sampai ada e-KTP yang beredar asli tapi palsu, dalam artian misalnya bukan dikeluarkan oleh instansi yang berkompeten untuk itu dan ini memang bagi kami sangat…



Baca selengkapnya: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20181206163159-32-351648/kpu-sebut-jual-beli-blangko-e-ktp-berbahaya-untuk-pemilu/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.