Jakarta, CNN Indonesia — Penghentian kasus iklan penggalangan dana kampanye Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin di media cetak nasional beberapa waktu lalu dinilai akan menjadi preseden buruk dalam penyelenggaraan pemilu. Apalagi berdasarkan kajian Bawaslu, iklan tersebut memenuhi unsur-unsur terkait kampanye namun dilakukan di luar jadwal.

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengatakan, keputusan itu bisa menjadi celah para peserta pemilu untuk beriklan kampanye di media massa sebelum waktunya.

“Saya kira ini jadi presden buruk, ini memicu kampanye, yang bisa sangat mungkin menjadi tidak terkendali karena pernyataan (jaksa dan polisi) itu seolah jadi…



Baca selengkapnya: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20181108202010-32-345124/penghentian-iklan-jokowi-dinilai-bisa-jadi-preseden-buruk/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.