Jakarta
Polri melarang keras adanya unjuk rasa di Mahkamah Konstitusi (MK). Secara tegas, Polri menyatakan akan membubarkan massa jika tetap menggelar aksi di gedung MK.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Purnomo menyatakan larangan unjuk rasa ini berlaku hingga selesainya pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019 pada Kamis (27/6) nanti.

“Kita kan sudah punya protap, tahapan-tahapannya, pada intinya kita melarang kegiatan massa yang berada di depan MK sampai dengan nanti putusan sidang MK. Termasuk juga yang ada di KPU, kecuali memang undangan-undangan yang akan hadir di lokasi. Baik itu di MK maupun di KPU. Kalau memang ada datang, kita mengimbau mereka membubarkan diri, ada tahapan-tahapan dan proses SOP untuk…



Baca selengkapnya: https://news.detik.com/read/2019/06/25/195024/4600248/10/larangan-keras-unjuk-rasa-di-mk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.