Liputan6.com, Jakarta – Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) memperkirakan legislator atau calon anggota legislatif (caleg) yang terpilih dalam Pemilu 2019 tidak terlalu membawa perubahan lebih baik karena karakternya sama dengan penghuni Kompleks Senayan saat ini.

“Karakternya masih tertutup, lalu oligarki partai masih mencengkeram, itu saya kira hal yang tidak banyak berubah. Mengharapkan bisa lega di periode DPR baru, saya kira belum kali ini,” ujar Peneliti Formappi Lucius Karus, seperti dikutip dari Antara, Jumat (9/11/2018).

Apalagi, lanjut dia, masyarakat tidak menaruh banyak perhatian pada pemilihan calon anggota legislatif (Pileg), tetapi fokus pada drama reaktif peserta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Selain jumlah caleg yang banyak hingga ratusan per partai, penyebab masyarakat tidak menaruh perhatian khusus pada pemilihan caleg karena tokoh yang dikenal itu-itu saja,” ucap Lucius.

Untuk itu, dia menilai, caleg seharusnya mempunyai kepentingan memunculkan dirinya diantara euforia isu Pilpres dan partai politik membangun strategi meraih kursi terbanyak.

“Partai ini masih mengharapkan efek ekor jas capres/cawapres. Ada partai tampak sejak awal tidak ingin menang, hanya menyiapkan calon 100-an. Itu sejak awal tidak ingin menang,” jelas Lucius.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

KPU telah menetapkan 7.968 calon daftar tetap DPR RI Pemilu 2019. Jumlah tersebut termasuk 38 nama caleg mantan narapidana korupsi.



Baca selengkapnya: https://www.liputan6.com/pileg/read/3687713/formappi-caleg-2019-tak-akan-jauh-beda-dari-sekarang?utm_source=lpfeed&utm_medium=lpfeed&utm_campaign=rss

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.