DELISERDANG – Partai Perindo kembali melaksanakan program pengasapan (fogging) untuk masyarakat di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Kegiatan ini berlangsung di dua dusun di Desa Naga Timbul, Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang, Kamis 6 Desember 2018.

Hadir dalam pelaksanaan fogging tersebut Ketua DPW Partai Perindo Sumatera Utara, Rudi Zulham Hasibuan; Ketua DPD Partai Perindo Deliserdang, Sofyan Nasution; jajaran pengurus DPD Perindo Deliserdang dan DPC Perindo Tanjung Morawa, serta para calon anggota legislatif Perindo dari dapil Tanjung Morawa.

Ketua DPW Perindo Sumut Rudi Zulham Hasibuan mengatakan, pelaksanaan fogging di dua dusun di Desa Naga Timbul ini mendapat respons sangat positif dari masyarakat. Hal itu terlihat dari antusiasme warga menyambut tim yang menyambangi satu demi satu rumah warga.

“Sangat positif, karena saat ini memang tengah musim hujan, jadi banyak terjangkit juga demam berdarah. Memang kalau dilihat dari programnya mungkin sederhana, tapi apa yang kita lakukan ini, meski tidak besar, membuat masyarakat sangat terbantu,” kata Rudi.

Ia mengungkapkan, masyarakat sebenarnya sangat berharap pemerintah daerah yang melakukan fogging. Namun karena hingga saat ini fogging tak kunjung dilakukan, maka Perindo merasa perlu terlibat.

“Meski pemerintah daerah tidak turun, yang jelas kita (Perindo) tetap turun. Di saat ini harusnya pemerintah yang bertanggung jawab. Namun partai baru kita, walaupun belum duduk sudah langsung turun. Kalau nanti kita berkuasa, maka kita tentu akan mengoptimalkan agar pemerintah daerah memerhatikan kendala kesehatan yang terjadi di masyarakat, termasuk DBD,” ungkap Rudi yang pada Pemilu Legislatif 2019 maju sebagai caleg Perindo untuk tingkat DPR RI dari Dapil Sumut-I (Medan, Deliserdang, Serdang Bedagai, dan Tebingtinggi).

Sebenarnya, lanjut Rudi, fogging ini bukan fokus hanya pada penularan demam berdarah dengue (DBD), tetapi juga penyakit-penyakit lainnya yang penularan maupun disebabkan oleh gigitan serangga, termasuk lalat.

“Kan ada malaria juga, lalu penyakit-penyakit lain yang disebabkan oleh serangga, termasuk lalat,” jelasnya.

Rudi menegaskan, program fogging Perindo merupakan program tanpa dikenakan biaya apa pun alias gratis. Sehingga, masyarakat harus lebih waspada terhadap pihak-pihak yang mengaku kader Partai Perindo dan melakukan kutipan liar.

Rudi juga terus mengajak masyarakat untuk hidup bersih dan sehat, karena tak ada kesejahteraan tanpa adanya kesehatan masyarakat yang baik.

“Bagaimana bisa kesejahteraan kalau tidak dimulai dari kesehatan. Makanya, tujuan utama kita bukan hanya soal wirausaha, tapi juga soal kesehatan warga,” tegasnya.

(han)





Baca selengkapnya: http://news.okezone.com/read/2018/12/07/608/1987902/perindo-gelar-fogging-di-dua-dusun-deliserdang-sumut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.