JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memilih tak menghadirkan saksi dalam sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kami tidak ada saksi,” tutur Ketua Bawaslu Abhan di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019).

Untuk mengganti keterangan saksi, pihak Bawaslu sudah menyediakan jawaban tertulis. Jawaban tertulis itu berjumlah 200 halaman lebih.

“Jadi, kami cukup dengan memberikan jawaban tertulis dengan tebal sekitar 200 lebih, 230-an dengan alat bukti dokumen dan surat-surat,” kata Abhan.

Baca Juga: Moeldoko: Kubu 02 Produksi Kebohongan yang TSM 

Abhan mengatakan, terkait isi jawaban tertulis tersebut akan disampaikan fakta-fakta terkait pengawasan pemilu yang dilakukan Bawaslu juga tindak lanjut dari pelanggaran-pelanggaran yang ditemukan.

“Apa yang kami sampaikan adalah fakta-fakta pengawasan, tindak lanjut penanganan pelanggaran. Nanti yang akan menilai majelis hakim,” tuturnya.

Sidang sengketa Pilpres

Seperti diketahui, dalam sidang hari ini mendengarkan ahli yang dihadirkan pihak termohon yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Sidang kali ini berlangsung lebih cepat dari sidang kemarin, Rabu 19 Juni 2019.

Pada sidang ketiga yang beragendakan mendengar kesaksian dari kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu berlangsung hampir 20 jam, sejak pukul 09.00 WIB hingga Kamis 20 Juni 2019, sekira pukul 04.55 WIB.

Baca Juga: KPU Bawa Amplop Coklat Surat Suara, Jawab Tuduhan Saksi Kubu Prabowo

(Ari)




Baca selengkapnya: https://news.okezone.com/read/2019/06/20/605/2068913/tak-hadirkan-saksi-di-mk-bawaslu-lampirkan-jawaban-tertulis-200-halaman-lebih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.