VIVA – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) didukung oleh Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) dan Google News Initiative menggelar program cek fakta selama penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden 17 April 2019. 

Para pemeriksa fakta yang tergabung dalam inisiatif cekfakta.com dan diperkuat 24 media online anggota AMSI dan Mafindo melakukan verifikasi sumber data di media sosial dengan mencari asal muasal klaim. Tim mencocokkan dengan sumber data primer dan memastikan konteks dari klaim tersebut. Setelah diperiksa, klaim tersebut diberikan status final, yakni, benar (true), salah (false), sesat (mislead), tidak ada kesimpulan (inconclusive)  atau tak tuntas (disputed).  

Hasil periksa fakta itu kemudian diolah menjadi artikel untuk dimuat di media online anggota AMSI dan dipublikasikan di situs cekfakta.com. Tim media sosial Cek Fakta yang didukung oleh International Center for Journalists (ICFJ) kemudian menyebarluaskan artikel-artikel tersebut agar bisa diakses publik secara luas. 

Suasana cek fakta jurnalis dari berbagai media di kantor google

Suasana cek fakta di kantor Google Indonesia

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut, mengatakan, Cek fakta ini membuat dunia jurnalisme kembali dipercaya oleh publik. Inisiatif ini juga menolong publik menyaring informasi yang beredar, membantu mereka memilah mana yang benar, mana yang keliru, dan mana yang hoaks belaka. 

“Kami berharap program cek fakta ini mengembalikan kebenaran ke ruang bersama,” katanya seperti dikutip dari siaran pers yang diterima VIVA, Rabu 17 April 2019. 

Sementara itu, Ketua Umum AJI, Abdul Manan, mengatakan, dengan inisiatif cek fakta, jurnalis kembali menjalankan fungsi utamanya dalam melayani kepentingan publik  yakni menyediakan informasi yang faktual, kredibel dan akurat. Ini teramat penting di era media sosial, ketika hoaks, kabar kibul dan disinformasi beredar di mana-mana, dan lebih-lebih lagi, di masa pemilu ketika publik amat membutuhkan rujukan yang bisa dipercaya. 

“Model kolaborasi cek fakta di Indonesia bisa jadi contoh di seluruh dunia. Google News Initiative merasa terhormat untuk bisa mendukung upaya terus menerus dari inisiatif cek fakta ini,” kata Irene Jay Liu, Kepala Google News Lab Asia Pasifik. (mus)



Baca selengkapnya: https://www.viva.co.id/pemilu/1140737-cek-fakta-dorong-publik-saring-informasi-yang-beredar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.